.: medicina-islamica-lg.blogspot.com :.

Assalamualaikum wr.wb. Welcome to my blog. In here there's some article about islam and about medicine. In my blog here, i use indonesian. May my articles can be usefull for a lot of people in the world. If you like my blog, please give follow and comment in my blog too. thanks. (^.^)

Rabu, 29 Februari 2012

Anatomi - Fisiologi Pleura



Anatomi Pleura
Pleura merupakan lapisan pembungkus paru (pulmo). Dimana antara pleura yg membungkus pulmo dextra et sinistra dipisahkan oleh adanya mediastinum. Pleura dr interna ke eksterna terbagi atas 2 bagian :
• Pleura Visceralis/ Pulmonis
Pleura yg langsung melekat pd permukaan pulmo.
• Pleura Parietalis
Bagian pleura yg berbatasan dg dinding thorax.



Kedua lapisan pleura ini slg berhubungan pd hilus pulmonis sbg lig. Pulmonale (Pleura penghubung) . Diantara kedua lapisan pleura ini terdapat sebuah rongga yg disebut dg cavum pleura. Dimana di dalam cavum pleura ini terdapat sedikit cairan pleura yg berfungsi agar tdk terjadi gesekan antar pleura ketika proses pernapasan.



Pleura parietal berdasarkan letaknya terbagi atas :
• Cupula Pleura (Pleura Cervicalis)
Merupakan pleura parietalis yg terletak di atas costa I namun tdk melebihi dr collum costae nya. Cupula pleura terletak setinggi 1-1,5 inchi di atas 1/3 medial os. clavicula
• Pleura Parietalis pars Costalis
Pleura yg menghadap ke permukaan dalam costae, cartilage costae, SIC/ ICS, pinggir corpus vertebrae, dan permukaan belakang os. sternum
• Pleura Parietalis pars Diaphragmatica
Pleura yg menghadap ke diaphragm permukaan thoracal yg dipisakan oleh fascia endothoracica.
• Pleura Parietalis pars Mediastinalis (Medialis)
Pleura yg menghadap ke mediastinum / terletak di bagian medial dan membentuk bagian lateral dr mediastinum.

Refleksi Pleura
• Refleksi vertebrae
Pleura costalis melanjut sbg pleura mediastinalis di depan columna vertebralis membentuk refleksi vertebrae yg membentang dr SIC I – XII.
• Refleksi costae
Pleura costalis melanjut sbg pleura diaphragmatica membentukk refleksi costae.
• Refleksi sternal
Pleura costalis melanjut sbg pleura mediastinalis di belakang dr os. Sternum membentuk refleksi sterna
• Pleura mediastinalis melanjut sbg pleura diaphragm

Garis Refleksi Pleura
Garis refleksi pleura antara pleura dextra dan sinistra terdapat perbedaan, yakni :
• Garis Refleksi Pleura Dextra
Garis refleksi dimulai pd articulation sternoclavicularis dextra lalu bertemu kontralateral nya di planum medianum pd angulus ludovichi/ angulus Louis setinggi cartilage costae II. Lalu berjalan ke caudal sampai di posterior dr proc. Xiphoideus pd linea mediana anterior/ linea midsternalis menyilang sudut xiphocostalis menuju cartilage costae VIII pd linea midclavicularis, menyilang costae X pd linea axillaris media dan menyilang cartilage costa XII pd collum costaenya.
• Garis Refleksi Pleura Sinistra
Garis refleksi dimulai pd articulation sternoclavicularis sinistra lalu bertemu kontralateral nya di planum medianum pd angulus ludovichi/ angulus Louis setinggi cartilage costae II. Lalu berjalan turun sampai cartilage costa IV dan membelok di tepi sternum lalu mengikuti cartilage costa VIII pd linea midclavicularis dan menyilang costae X pd linea axillaris anterior dan menyilang costa XII pd collum costaenya.

Vaskularisasi Pleura
Pleura parietal divaskularisasi oleh Aa. Intercostalis, a. mammaria interna, a. musculophrenica. Dan vena2 nya bermuara pd system vena dinding thorax.
Sedangkan pleura visceralis nya mendapatkan vaskularisasi dr Aa. Bronchiales.

Innervasi Pleura
• Pleura parietalis pars costalis diinnervasi oleh Nn. Intercostales.
• Pleura parietalis pars mediastinalis diinnervasi oleh n. phrenicus
• Pleura parietalis pars diaphragmatica bagian perifer diinnervasi oleh Nn. intercostales. Sedangkan bagian central oleh n. phrenicus
• Pleura visceralis diinnervasi oleh serabut afferent otonom dr plexus pulmonalis.

Recessus Pleura
Recessus merupakan sebuah ruangan kosong yg akan terisi oleh paru saat inspirasi dalam dan akan mjd tempat yg berisi cairan pd pasien dg kasus efusi pleura. terdapat 3 ps recessus, yaitu :
- recessus costodiaphragmatica dextra et sinistra
recesssus yg terletak diantara pleura parietalis pars costalis dan pleura parietalis pars diaphragmatica
- recessus costomediastinalis anterior dextra et sinistra
recessus yg terletak di antara pleura parietalis pars costalis dan pleura parietalis pars mediastinalis di bagian ventral
- recessus costomediastinalis posterior dextra et sinistra
recessus yg terletak di antara pleura parietalis pars costalis dan pleura parietalis pars mediastinalis di bagian dorsal.



Fisiologi pleura
Fungsi mekanis pleura adalah meneruskan tekanan negatif thoraks kedalam paru-paru, sehingga paru-paru yang elastis dapat mengembang. Tekanan pleura pada waktu istirahat (resting pressure) dalam posisi tiduran pada adalah -2 sampai -5 cm H2O; sedikit bertambah negatif di apex sewaktu posisi berdiri. Sewaktu inspirasi tekanan negatif meningkat menjadi -25 sampai -35 cm H2O.

Selain fungsi mekanis, seperti telah disinggung diatas, rongga pleura steril karena mesothelial bekerja melakukan fagositosis benda asing; dan cairan yang diproduksinya bertindak sebagai lubrikans.

Cairan rongga pleura sangat sedikit, sekitar 0.3 ml/kg, bersifat hipoonkotik dengan konsentrasi protein 1 g/dl. Gerakan pernapasan dan gravitasi kemungkinan besar ikut mengatur jumlah produksi dan resorbsi cairan rongga pleura. Resorbsi terjadi terutama pada pembuluh limfe pleura parietalis, dengan kecepatan 0.1 sampai 0.15 ml/kg/jam. Bila terjadi gangguan produksi dan reabsorbsi akan mengakibatkan terjadinya pleural effusion.
Fungsi pleura yang lain mungkin masih ada karena belum sepenuhnya dimengerti.




Klinis Pleura
• Apabila terdapat akumulasi cairan berlebih di dalam cavum pleura disebut dg efusi pleura.
• Sedangkan bila terjadi akumulasi udara berlebihan di dalam cavum pleura disebut dg pneumothoraks.
• Pd pasien dg pleuritis akan terjadi perlekatan pd cavum pleura nya shg akan timbul adanya bunyi friction rub saat di auskultasi.

Sumber :
Diktat Anatomi Situs Thoracis, ed. 2011. Laboratorium Anatomi Fakultas Kedokteran UNISSULA.
Pneumothoraks, dr. Bambang Sugeng Sp. B. Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung Semarang/ Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar