.: medicina-islamica-lg.blogspot.com :.

Assalamualaikum wr.wb. Welcome to my blog. In here there's some article about islam and about medicine. In my blog here, i use indonesian. May my articles can be usefull for a lot of people in the world. If you like my blog, please give follow and comment in my blog too. thanks. (^.^)

Kamis, 02 Februari 2012

Anatomi - Fisiologi Lien/ Limpa/ Spleen





Anatomi lien
Lien/ spleen/ limpa merupakan organ RES (Reticuloendothelial system) yg terletak di cavum abdomen pd regio hipokondrium/ hipokondriaka sinistra. Lien terletak sepanjang costa IX, X, dan XI sinistra dan ekstremitas inferiornya berjalan ke depan sampai sejauh linea aksillaris media. Lien juga merupakan organ intra peritoneal.

Morfologi Lien
Lien memiliki 2 facies, facies diaphragmatica yg berbentuk konvex dan facies visceralis yg berbentuk lbh datar.

Facies diaphragmatica lien berhadapan dg diaphragm dan costa IX- XI sinistra. Sedangkan facies visceralis nya memiliki 3 facies, yaitu facies renalis yg berhadapan dg ren sinistra, facies gastric yg berhadapan dg gaster, dan facies colica yg berhadapan dg flexura coli sinistra. Ketiga facies tsb bertemu pd hilus lienalis. Dimana hilus lienalis merupakan tmp keluar dan masuknya dari vasa. N. lienalis. Pd hilus lienalis, juga merupakan tmp menggantung nya cauda pancreas.

Lien memiliki 2 margo, yaitu margo anterior dan margo posterior. Selain itu, lien jg memiliki 2 ekstremitas, yaitu ekstremitas superior, dan ekstremitas inferior.

Penggantung Lien
- Lig. Gastrolienalis yg membentang dr hilus lienalis smp pada curvature major gaster.
- Lig. Lienorenalis



Vaskularisasi Lien
Lien di vaskularisasi oleh a. lienalis yg merupakan cabang dr truncus coeliacus/ triple hallery bersama a. hepatica communis, dan a. gastric sinistra. Triple hallery sendiri merupakan cabang dr aorta abdominalis yg dicabangkan setinggi Vertebra Thoracal XII – Vertebrae Lumbal I

Sedangkan v. lienalis meninggalkan hilus lienalis berjalan ke posterior dr cauda dan corpus pancreas utk bermuara ke v. portae hepatis bersama dg v. mesenterica superior dan v. mesenterica inferior.

Innervasi Lien
Lien di innervasi oleh persarafan simpatis oleh n. sympaticus sengmen Thoracal VI – X dan persarafan parasimpatisnya oleh n. Vagus (n. X)

Fungsi Lien:
- Organ limfoid terbesar
- Tmp pembentukan sel darah saat foetus
- Tempat perombakan Hb

Pemeriksaan Fisik Lien
Pemeriksaan lien dilakukan utk mengetahui adanya splenomegali, spt pada kasus leukemia, limpoma, dll. Utk mengetahui ada tidaknya splenomegali, dapat dilakukan pemeriksaan palpasi da perkusi, caranya spt ini.

Palpasi lien
Lien apabila terjadi pembesaran, lien akan membesar kea rah caudomedioanterior. Oleh karena itu, palpasi lien dilakukan sepanjang garis schuffner, yaitu garis yg terbentang dr Spina Ischiadica Anterior Superior (SIAS) dextra melewati umbilicus smp ke arcus costae sinistra. Utk mengetahui ukuran pembesarannya yaitu dg membagi garis schuffner td mjd 8 bagian, yaitu SI berawal pd arcus costae sinistra, SIV pd umbilicus dan SVIII pd SIAS dextra.

Perkusi Lien
Sedangkan utk melakukan perkusi pd lien, kita dapat melakukan nya pd area traube, atau traube’s space. Yaitu merupakan sebuah tempat yg terletak di ICS (Inter Costae Space/Spatium Inter Costae) terbawah pd linea aksillaris media. Normalnya akan terdengar bunyi timpani, lalu kita menyuruh pasien utk menarik nafas dalam dan ditahan, lalu kita lakukan perkusi kembali. Apabila tdk didapatkan splenomegali, maka akan terdengar bunyi timpani. Sedangkan bila didapat kan splenomegali, maka akan didapatkan bunyi redup/pekak saat diperkusi.

Sumber :
Diktat anatomi, Situs Abdominis, ed. 2011, Laboratorium Anatomi, FK UNISSULA
Atlas Anatomi Manusia Sobotta, ed. 22, jilid 2, P.Putz dan R. Pabst, EGC.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar